10 cara berpikir untuk menjadi orang bijak

jika kita mampu berpikir lebih simple kamu tidak perlu menjadi soe hok gie untuk berpikir bijaksana.
kita semua bisa menjadi bijaksana kapanpun dan dimanapun jika kita mau dan berani. menjadi pribadi pribadi yang bijaksana memang dapat menyelamatkan diri kita dari banyak sakit hati dan pemikiran pemikiran negatif dalam hidup kita.
pertanyaannya Apakah kamu mau menjadi orang bijak? dan seandainya kamu mau apakah kamu berani untuk menjadi orang bijak?
Jika kamu berani dan mau berikut ini ada 10 cara berpikir untuk menjadi orang bijak.
Yang pertama Berpikir sebelum berbicara, bisa dikatakan Sebagian besar orang tua kita waktu masih kecil mengatakan bahwa kita harus berpikir dahulu sebelum berbicara,. ini adalah sesuatu yang mungkin kamu tahu harus berbuat apa Walaupun mungkin itu sulit, salah satu prinsip komunikasi adalah setelah kamu mengatakan sesuatu kamu tidak bisa mengambilnya kembali, karena jika kita berbicara A dan ternyata kenyataannya b atau c maka orang lain akan percaya dalam pembicaraanMu di kemudian hari.
Oleh sebab itu sebelum kamu berbicara sesuatu sebaiknya diberikan dahulu jangan asal bicara tanpa ada kebenaran sedikitpun.
ketika kamu berbicara tentang sesuatu hal dan itu berhubungan dengan suatu tindak dan kamu juga harus benar-benar membuktikan pembicaraanmu, niat ingin melakukan sesuatu atau bisa melakukan sesuatu misalnya.’
kamu janganlah menjadi orang yang pandai bicara namun pada kenyataannya kamu tidak bisa melakukan sesuatu seperti apa yang kamu bicarakan, Bukankah hal itu adalah tong kosong nyaring bunyinya.
yang kedua sadari bahwa tak pernah ada waktu yang tepat.
pernyataan umum yang mungkin banyak diucapkan oleh orang setiap hari seperti aku akan begini jika suatu hari nanti aku menjadi orang kaya aku akan begitu ketika aku nanti setiap bekerja dan berbagai peran yang lain yang lain, Jika kamu ingin menjadi orang bijak Kamu Harus berpikir rasional untuk mengatakan bahwa itu bukanlah waktu yang tepat, pola pikir telah bahwa tak ada waktu yang tepat di dunia ini, yang terbijaknya adalah saat ini adalah waktu yang terbaik untuk melakukan sesuatu yang berguna untuk masa depanmu.
yang ketiga tidak egois. makhluk hidup tentunya tidak bisa lepas dengan bersosialisasi dan ketika berhubungan dengan orang lain ya kita harus bisa menyeimbangkan antara kepentingan pribadi dan kepentingan orang lain,. Kamu juga harus benar-benar peduli tentang kebutuhan mu sendiri, namun kamu juga harus bisa mengerti kebutuhan orang lain karena jika kedua masalah tersebut tidak bisa berani mungkin kamu akan banyak mengalami kesulitan dalam hidupmu, dan perlu diingat untuk dapat menyeimbangkan hal itu kamu harus belajar dengan penerapan yang penuh dengan kerja kelas.
yang keempat meletakan permasalahan pada pemikiran yang jernih. Ketika seseorang marah emosinya pasti tidak akan stabil, hal itu adalah sesuatu yang wajar karena sewaktu-waktu kita bisa terlibat konflik dengan orang lain, namun kamu harus ingat dengan pernyataan nomor 1 kamu harus Berpikir sebelum berbicara Jika kamu terlalu terjebak dalam kemarahan kamu tidak akan bisa berpikir dengan jernih, jadi ketika kamu mendapatkan masalah belajarlah untuk menghadapi hal tersebut cobalah meluangkan waktu untuk menenangkan diri dan meletakkan segala sesuatu dalam bentuk perspektif hingga kemudian meninggal dengan cara berpikir yang jernih atau logis.
yang kelima tidak mengikuti Kebanyakan orang. hanya karena semua orang melakukan sesuatu bukan berarti kamu juga harus melakukan hal tersebut, kita mungkin pernah mengikuti Kebanyakan orang karena adanya suatu tren secara sadar maupun tidak sadar. hal ini adalah fenomena seseorang yang bersinar membabi buta dalam mengikuti Kebanyakan orang, untuk itu jika kamu ingin berpikir seperti orang bijak baiknya mundurlah dari kerumunan dan Amatilah Apa yang sedang mereka lakukan, tanyalah kepada salah satu dari mereka Mengapa melakukan hal tersebut? kemudian pernyataan kepada diri sendiri Apakah kamu benar-benar ingin melakukannya? dan apakah hal tersebut cukup bermanfaat untuk kehidupanmu.
Yang keenam jangan terpengaruh dengan perilaku negatif orang lain. setiap orang bijak selalu menyadari bahwa mereka selalu mengendalikan pikiran, perasaan, dan tindakan yang berbeda dengan orang lain yang selalu membiarkan perilaku orang lain mempengaruhi dirinya untuk berbuat sesuatu yang negatif, yang terjadi mereka membiarkan hal negatif tersebut mempengaruhi kehidupannya dan pada akhirnya mereka mengalami penderitaan. sebaiknya biar perilaku r negatif mereka hanya melewati pikiranmu tanpa mempengaruhi mu, jika kamu berbuat sesuatu yang negatif maka mereka adalah pemenangnya. milikilah kebijakan umum dan selalu menjaga kebahagiaanmu dengan tidak membiarkan mereka mengubah kehidupanmu menjadi lebih buruk.
yang ketujuh Jangan bertindak impulsif milikilah tujuan dan tujuan. berpikir Atau melakukan sesuatu dengan spontan atau impulsif memang bisa menyenangkan, jika kamu akan membalas dari pekerjaan atau kuliah 1 hari dan didasarkan pada dorongan keinginan tentunya akan menyebabkan penyesalan Di suatu hari, Jika kamu tidak meluangkan waktu untuk memikirkan segalanya kamu akan mendapat berbagai macam masalah, orang bijak menggunakan kombinasi Logika dan intuisi untuk mengambil keputusan yang terbaik bagi kehidupan ini.
yang kedelapan menerima orang lain apa adanya. Mari kita hadapi Ini kebanyakan orang akan mencoba untuk mengubah kepribadian orang lain, mengapa kita melakukan hal tersebut? ini benar-benar sia-sia jika kamu tidak menyukai mereka Maka kamu memiliki pilihan untuk meninggalkannya, menghabiskan lebih sedikit waktu dan mereka, atau mengubah sikapmu.
Terimalah mereka apa adanya kamu juga ingin di terima apa adanya bukan nah kemudian gitu pelajaran bagi orang lain rasa hormat yang sama.
yang kesembilan tidak dibutuhkan dengan tampilan. orang bijak tidak dibutakan oleh pesona, kepribadian, atau Sesuatu yang tampak indah. sebaliknya mereka juga tidak dimatikan oleh siapa saja yang tidak cantik atau menawan pada kesan pertama dengan kata lain Mereka mengambil waktu untuk mengenal orang lain lebih dalam dan memahami mereka berdasarkan kepribadian mereka, bukan melalui sesuatu yang terlihat cantik ganteng atau menawan.
yang kesepuluh selalu mencoba untuk memahami orang lain. orang yang benar-benar bijaksana tidak menghakimi mereka berlatih empati dan menempatkan diri untuk mencoba melihat situasi dari sudut pandang mereka, itu tidak berarti kamu harus setuju dengan mereka, tapi itu juga tidak berarti bahwa kamu harus mengakui kenyataan bahwa persepsi adalah realitas. berpikir seperti orang bijaksana mungkin akan terasa sulit namun semua yang perlu dilakukan adalah melatih pikiranmu dan mengontrol emosinya mudah diucapkan daripada dilakukan bagi banyak orang namun ada kemungkinan untuk berpikir bijak dengan mempraktekannya. Semakin kita bijak tentunya kita semakin bahagia di dunia ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *